Page Detail
Kalsiboard adalah papan fiber semen dari campuran semen, pasir silika, dan serat selulosa, sedangkan papan gypsum berinti gipsum berlapis kertas. Perbedaan bahan inilah yang menentukan papan mana yang tepat untuk plafon, partisi, dinding luar, atau lantai.
Sebagian besar kerusakan bangunan berakar pada istilah yang tertukar sejak perencanaan. Kami sudah merangkum istilah yang paling sering ditanyakan ke tim kami, dan tiap kartu menautkan ke halaman penjelasan atau produknya. CV Karunia adalah distributor kalsiboard di Surabaya dan Sidoarjo sejak 1993.
Papan fiber semen dari campuran semen, pasir silika, dan serat selulosa yang dipadatkan dengan proses autoclaving.
Bedanya: Beda dari gypsum: lebih tahan air dan lembap, lebih lentur namun tetap kuat.
Baca Selengkapnya ›Papan fiber semen tebal sebagai penutup lantai kering, umum dipakai untuk mezanin dan bangunan bertingkat.
Bedanya: Bedakan dari Kalsideck: Kalsifloor sebagai bidang lantai, Kalsideck bertekstur kayu sebagai dek.
Baca Selengkapnya ›Ukuran lembaran yang paling umum beredar adalah 1200x2400 mm dan 1220x2440 mm, dengan panjang sampai 3000 mm untuk tipe tertentu.
Bedanya: Ukuran menentukan jumlah sambungan; makin sedikit sambungan, makin kecil risiko retak.
Baca Selengkapnya ›Papan fiber semen berbentuk bilah untuk dinding papan sirip dan lisplank.
Bedanya: Bedakan dari WPC dan kayu: tidak lapuk, tidak dimakan rayap, tapi tetap butuh finishing.
Baca Selengkapnya ›Papan fiber semen untuk dinding luar dan area bawah atap yang terpapar cuaca.
Bedanya: Bedakan dari Kalsipart: Kalsiclad lebih tebal dan disiapkan untuk eksterior.
Baca Selengkapnya ›Papan fiber semen untuk dinding partisi interior.
Bedanya: Bedakan dari Kalsiclad: Kalsipart untuk dalam ruangan, Kalsiclad untuk luar ruangan.
Baca Selengkapnya ›Papan fiber semen bertekstur kayu sebagai pengganti kayu untuk dek lantai.
Bedanya: Bedakan dari kayu asli: tidak lapuk dan tidak dimakan rayap.
Baca Selengkapnya ›Kalsiboard dibedakan menurut aplikasinya: plafon, partisi, dinding luar, lantai, dek lantai, papan sirip, dan atap.
Bedanya: Salah memilih jenis adalah penyebab kerusakan paling sering di lapangan.
Baca Selengkapnya ›Papan Kalsi untuk plafon yang dipasang pada rangka kayu.
Bedanya: Bedakan dari Metal Ling yang dipasang pada rangka metal.
Lihat halaman ›Merek papan fiber semen yang didistribusikan CV Karunia sejak 1993.
Bedanya: Kalsi adalah merek; kalsiboard adalah kategori produknya.
Lihat halaman ›Ketebalan dipilih berdasarkan fungsi bidang, bukan selera: makin besar beban dan bentang, makin tebal papan yang dibutuhkan.
Bedanya: Plafon memakai papan tipis, partisi menengah, lantai paling tebal.
Baca Selengkapnya ›Lembaran atap fiber semen bergelombang yang 100% bebas asbes.
Bedanya: Bedakan dari asbes: aman untuk kesehatan, tapi bebas asbes tidak otomatis membuat rumah lebih sejuk.
Baca Selengkapnya ›Papan dari inti gipsum yang dilapisi kertas, dipakai untuk plafon dan partisi interior kering.
Bedanya: Beda dari kalsiboard: lebih murah dan lebih rapi difinishing, tapi kalah tahan lembap.
Baca Selengkapnya ›Merek papan gypsum yang beredar luas di Indonesia dengan beberapa varian yang dibedakan warna kertas pelapisnya.
Bedanya: Varian merah dan hijau punya peruntukan berbeda: hijau untuk area lebih lembap.
Baca Selengkapnya ›Merek papan gypsum asal Jerman dengan lini produk standar hingga tipe khusus.
Bedanya: Sering dibandingkan dengan Aplus dan Elephant pada tahap pemilihan merek.
Baca Selengkapnya ›Mineral kalsium sulfat dihidrat yang menjadi bahan baku inti papan gypsum.
Bedanya: Gipsum adalah bahan bakunya; papan gypsum adalah produk jadinya.
Baca Selengkapnya ›Merek papan gypsum yang umum dipakai untuk plafon dan partisi interior.
Bedanya: Bandingkan dengan Aplus dan Knauf sebelum menetapkan spesifikasi.
Lihat halaman ›Ketebalan papan gypsum dipilih menurut fungsi bidang: plafon memakai papan lebih tipis, partisi lebih tebal.
Bedanya: Papan yang terlalu tipis untuk partisi adalah penyebab umum dinding terasa 'kopong'.
Baca Selengkapnya ›Merek papan gypsum yang paling dikenal di pasar Indonesia.
Bedanya: Sering menjadi pembanding utama Aplus dalam pemilihan merek.
Lihat halaman ›Panel akses yang bisa dibuka untuk pemeriksaan instalasi di atas plafon.
Bedanya: Tanpa manhole, perbaikan instalasi berarti membongkar plafon.
Baca Selengkapnya ›Celah nat sengaja pada tepi plafon sehingga tampak seolah mengambang tanpa lis.
Bedanya: Alternatif lis plafon untuk tampilan minimalis.
Baca Selengkapnya ›Rangka dari profil baja lapis anti-karat sebagai struktur penopang atap, plafon, atau partisi.
Bedanya: Kesalahan spesifikasi rangka lebih sering menyebabkan kerusakan daripada mutu papannya.
Baca Selengkapnya ›Profil dekoratif pada pertemuan plafon dan dinding.
Bedanya: Tersedia versi gypsum dan kayu dengan perawatan yang berbeda.
Baca Selengkapnya ›Kertas abrasif untuk menghaluskan permukaan sebelum finishing.
Bedanya: Jenis untuk kayu dan untuk dinding tidak sama.
Baca Selengkapnya ›Baja berlapis paduan aluminium-seng sehingga lebih tahan korosi.
Bedanya: Bedakan dari galvanis yang lapisannya seng saja.
Baca Selengkapnya ›Lapisan penghalus permukaan sebelum pengecatan.
Bedanya: Bukan pengganti kompon pada sambungan papan.
Baca Selengkapnya ›Sekrup berkepala trompet yang dirancang agar tenggelam rapi tanpa merobek permukaan papan.
Bedanya: Salah jenis sekrup membuat kepala menonjol dan sambungan sulit rata.
Baca Selengkapnya ›Profil baja berongga berbentuk kotak, umum dipakai sebagai rangka plafon dan partisi.
Bedanya: Bedakan dari metal furring yang berprofil khusus untuk sistem plafon gantung.
Baca Selengkapnya ›Bidang penutup bagian bawah atap atau lantai di atasnya.
Bedanya: Pilihan material plafon menentukan ketahanan terhadap bocor dan panas.
Baca Selengkapnya ›Dinding pemisah ruang non-struktural dari rangka dan papan.
Bedanya: Bedakan dari bata ringan: partisi kering jauh lebih ringan dan cepat dipasang.
Baca Selengkapnya ›Lantai tambahan di antara dua lantai utama yang tidak menutupi seluruh bidang.
Bedanya: Butuh penutup lantai ringan agar tidak membebani struktur.
Baca Selengkapnya ›Bagian atap yang menjorok melewati garis dinding.
Bedanya: Overstek yang cukup melindungi dinding dari air hujan dan sinar matahari langsung.
Baca Selengkapnya ›Pagar dari bilah fiber semen pada rangka metal.
Bedanya: Cocok untuk pagar terlindung; kurang tepat untuk bidang yang sering terbentur.
Baca Selengkapnya ›Sistem plafon yang disusun untuk menahan perpindahan suara antar ruang.
Bedanya: Kedap suara datang dari sistemnya (rangka, rongga, lapisan), bukan dari satu papan saja.
Baca Selengkapnya ›Papan semen bertulang serat kaca (glassfibre reinforced concrete).
Bedanya: Sering dianggap sama dengan kalsiboard padahal serat penguat dan karakternya berbeda.
Baca Selengkapnya ›Kalsiboard berbahan semen dan serat selulosa; gypsum berbahan inti gipsum berlapis kertas.
Bedanya: Kalsiboard menang di ketahanan lembap, gypsum menang di kerapian finishing dan harga.
Baca Selengkapnya ›Panel plastik untuk plafon dan pelapis dinding.
Bedanya: Lebih tahan air tapi kalah kaku dan kurang tahan panas dibanding fiber semen.
Baca Selengkapnya ›Serat mineral yang dulu dipakai pada atap dan papan bangunan, kini dihindari karena risiko kesehatan.
Bedanya: Produk Kalsi 100% bebas asbes.
Baca Selengkapnya ›Papan lapis dari lembaran kayu yang direkatkan bersilang.
Bedanya: Lebih ringan dan mudah dikerjakan, tapi bisa lapuk dan dimakan rayap.
Baca Selengkapnya ›Rangkaian tahap dari sealer, plamir, pengamplasan, hingga pengecatan.
Bedanya: Melompati satu tahap membuat hasil cepat kusam meski catnya bagus.
Baca Selengkapnya ›Papan dipotong dengan alat yang sesuai agar tepinya tidak pecah.
Bedanya: Tepi yang pecah membuat sambungan sulit dirapikan.
Baca Selengkapnya ›Perhitungan luas bidang dan jumlah material yang dibutuhkan.
Bedanya: Dasar penyusunan RAB dan pemesanan material.
Baca Selengkapnya ›Proses menutup sambungan papan berlapis dengan kompon dan pita penguat sampai rata.
Bedanya: Dikerjakan berlapis, bukan sekali tebal. Ini penentu utama hasil akhir.
Baca Selengkapnya ›Massa per satuan volume papan, yang menentukan berat per lembar.
Bedanya: Berat lembar mempengaruhi beban struktur dan biaya kirim.
Minta data teknis ›Besarnya penurunan bidang saat menerima beban.
Bedanya: Batas lendutan biasanya dinyatakan sebagai pecahan dari bentang.
Baca Selengkapnya ›Harga material dipengaruhi jarak kirim, jumlah pembelian, dan ketersediaan stok.
Bedanya: Harga grosir berbeda dari harga ritel toko.
Lihat price list ›Distributor mengambil langsung dari pabrik untuk wilayah tertentu; supplier memasok proyek; toko menjual ritel.
Bedanya: Membeli dari distributor biasanya paling pendek jalurnya dan paling stabil stoknya.
Baca Selengkapnya ›Pembelian dalam jumlah besar dengan harga per unit lebih rendah.
Bedanya: Biasanya terikat jumlah minimum tertentu.
Lihat halaman ›Klik untuk membuka halaman terkait.
ACP (Aluminium Composite Panel) Approval Material Atap Bebas Asbes (NAF) Bata Ringan / Hebel Beban Ijin / Load Capacity Bebas Asbes (Non-Asbestos) BoQ (Bill of Quantity) Butt Joint vs Recessed Joint Cat Ulang Kalsiboard Cladding / Dinding Eksterior Drop Ceiling Durabilitas / Daya Tahan Efisiensi Biaya Material Fasad Fiber Cement Board Fire Rating / FRL Floor Deck / Dek Lantai Grit Hamplas Gypsum Fireshield Gypsum Moistureshield Gypsum Standard (Regular) HPL (High Pressure Laminate) Handling Material Insulasi Akustik Insulasi Termal / Tahan Panas K3 Pekerjaan Ketinggian Kalsiboard Asli vs Palsu Kasa / Paper Tape Kaso Keamanan Kesehatan Material Kompon (Joint Compound) Lead Time MOQ (Minimum Order Quantity) Manajemen Stok Material Melubangi Plafon Metal Furring Metal Ling Muai Susut / Thermal Movement Multiplek Papan Semen (Cement Board) Pengadaan Sekaligus vs Bertahap Penyimpanan Material Plafon Melendut Plasterboard RAB (Rencana Anggaran Biaya) Raised Floor / Lantai Panggung Reng & Usuk Retak Rambut (Hairline Crack) Retak Sambungan (Joint Crack) Rivet STC (Sound Transmission Class) Screw Spacing Sealer Sekrup SDS Sertifikasi & SNI Material Sifat Papan Gypsum Spasi / Bentang Rangka Spesifikasi Teknis (Spektek) Suspension Rod / Hanger Tahan Api vs Anti Api Tahan Lembap (Moisture Resistant) Tapered Edge / Recessed Edge Top Cross Rail / Cross Tee WPC (Wood Plastic Composite) Wall Angle Wallboard Waste FactorKirim ke seluruh Indonesia dari gudang Surabaya.
Bali Sidoarjo Ternate Jayapura Manokwari Sorong Nabire Banjarmasin Makassar| Jenis | Tebal (mm) | Ukuran lembaran (mm) | Aplikasi |
|---|---|---|---|
| KalsiRata 3 | 3 | 1000 x 1000 · 1000 x 2000 · 500 x 2000 | Plafon rangka kayu |
| Kalsiboard Ling 3,5 | 3,5 | 1220 x 2440 · 1200 x 2400 | Plafon |
| Kalsiboard Ling 4,5 | 4,5 | 1220 x 2440 · 1000 x 2400 | Plafon |
| Kalsiboard Ling 6 | 6 | 1220 x 2440 · 1200 x 2400 · 1200 x 2700 · 1200 x 3000 | Plafon & dinding dalam |
| KalsiPart 8 | 8 | 1220 x 2440 · 1200 x 2400 · 1200 x 2700 · 1200 x 3000 | Partisi dinding dalam |
| KalsiQua 8 | 8 | 1200 x 2400 | Area lembap |
| KalsiClad 10 | 10 | 1220 x 2440 · 1200 x 2400 · 1200 x 2700 · 1200 x 3000 | Dinding luar & bawah atap |
| KalsiClad 12 | 12 | 1220 x 2440 · 1200 x 2400 · 1200 x 2700 · 1200 x 3000 | Dinding luar & bawah atap |
| KalsiFloor 20 | 20 | 1200 x 2400 | Lantai & mezanin |
Sumber: tabel Ukuran Kalsiboard di halaman utama cvkarunia.com. Ukuran lain tersedia — hubungi kami.
Kalsiboard dibuat dari campuran semen, pasir silika, dan serat selulosa, sedangkan papan gypsum berinti gipsum berlapis kertas. Kalsiboard lebih tahan lembap dan lebih lentur; papan gypsum lebih murah dan permukaannya lebih mudah dirapikan. Untuk area kering pilih gypsum, untuk area lembap atau eksterior pilih kalsiboard. Baca Selengkapnya
Tidak sama. Keduanya papan berbasis semen, tetapi serat penguatnya berbeda: kalsiboard memakai serat selulosa, GRC memakai serat kaca. Perbedaan ini membuat karakter kelenturan, cara pemotongan, dan penanganannya tidak identik meski tampak mirip. Baca Selengkapnya
Kalsiboard tahan terhadap kelembapan udara jauh lebih baik daripada papan gypsum, sehingga tidak mudah berjamur di ruang lembap. Namun tahan lembap tidak sama dengan tahan air; papan tetap tidak dirancang untuk bidang yang terkena air mengalir secara langsung dan terus-menerus. Baca Selengkapnya
Kalsiboard bersifat tahan api, bukan anti api. Artinya papan memperlambat penjalaran api, tetapi bukan berarti tidak dapat rusak oleh api. Angka ketahanan api juga berlaku untuk sistem dinding atau plafon secara utuh, bukan untuk satu lembar papan. Baca Selengkapnya
Penyebab paling umum adalah rangka yang jaraknya terlalu lebar atau penggantung yang kurang, bukan mutu papannya. Ketebalan papan harus dipasangkan dengan jarak rangka yang sesuai; bila jarak rangka terlalu jauh, bidang akan turun meski papannya bagus. Baca Selengkapnya
Retak berulang biasanya terjadi karena pita penguat tidak dipasang di dalam kompon, kompon diaplikasikan sekali tebal, atau rangka masih bergerak. Sambungan perlu ditutup berlapis dengan pita penguat agar retak tidak muncul kembali. Baca Selengkapnya
Sebutkan bidang yang dikerjakan dan lokasi proyeknya. Kami sarankan jenis, ketebalan, dan harga grosirnya.
Konsultasi via WhatsApp Lihat Price List