News Detail
<p>Kertas gosok untuk dinding dan kayu sebenarnya tidak harus berbeda jenis, tetapi tingkat kekasarannya perlu disesuaikan dengan permukaan yang dikerjakan. Untuk meratakan plamir dinding, grit P120–P180 bisa menjadi titik awal. Sementara pada kayu mentah yang masih kasar, pengerjaan dapat dimulai dari P80–P120 sebelum beralih ke grit yang lebih halus.</p> <p>Kesalahan memilih amplas biasanya baru terasa saat pekerjaan hampir selesai. Dinding yang sudah dicat masih memperlihatkan bekas goresan, atau permukaan kayu terlihat belang setelah diberi pelapis. Padahal, masalahnya bisa berasal dari cara pengamplasan sejak awal.</p> <p>Karena itu, sebelum membeli kertas gosok, ada baiknya melihat kondisi material dan hasil akhir yang ingin dicapai.</p> <p dir="ltr" style="text-align:justify"><img alt="Jenis kertas gosok" src="https://cvkarunia.com/img/gallery/206_jenis_kertas_gosok.jpg" style="height:464px; text-align:center; width:700px" /></p> <h2>Kertas Gosok untuk Dinding, Sebaiknya Pakai Grit Berapa?</h2> <p>Untuk dinding yang sudah dipl amir dan hanya perlu dihaluskan sebelum pengecatan, kertas gosok grit P120–P180 umumnya cukup membantu. Namun, jika masih terdapat tonjolan plamir atau bekas cat yang tidak rata, bagian tersebut mungkin perlu diamplas dengan grit lebih kasar terlebih dahulu.</p> <p>Yang perlu diperhatikan, permukaan dinding tidak selalu memiliki kondisi yang sama. Dinding semen, plamir, dan papan gypsum membutuhkan perlakuan berbeda.</p> <h3>1. Dinding dengan plamir baru</h3> <p>Setelah plamir benar-benar kering, periksa permukaannya dengan tangan atau bantuan cahaya dari samping. Bagian yang masih menonjol bisa diratakan menggunakan grit P120, kemudian dilanjutkan dengan P150–P180 jika diperlukan.</p> <p>Tidak perlu menekan amplas terlalu kuat. Lebih baik menggosok secara bertahap sambil memeriksa hasilnya daripada harus memperbaiki plamir yang terlanjur terkikis.</p> <h3>2. Dinding dengan cat lama</h3> <p>Jika cat lama masih menempel dengan baik, pengamplasan ringan biasanya cukup untuk mengurangi kilap dan membantu persiapan pengecatan ulang. Grit P120–P180 dapat dipertimbangkan sesuai kondisi lapisan cat.</p> <p>Berbeda jika cat sudah mengelupas. Bagian yang tidak menempel kuat sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu menggunakan alat yang sesuai. Kertas gosok kemudian dipakai untuk merapikan pertemuan antara lapisan cat lama dan permukaan yang terbuka.</p> <h3>3. Dinding dan plafon gypsum</h3> <p>Pada papan gypsum, pengamplasan umumnya dilakukan di area sambungan yang sudah diberi kompon. Gunakan grit yang cukup halus dan hindari tekanan berlebihan agar lapisan kertas pada permukaan papan tidak rusak.</p> <p>Untuk tahapan persiapan yang lebih lengkap, Anda dapat membaca artikel <a href="https://cvkarunia.com/news/detail/207/cara-menyiapkan-permukaan-plafon-dan-dinding-sebelum-dicat-agar-hasilnya-lebih-rapi">cara menyiapkan permukaan plafon dan dinding sebelum dicat</a>.</p> <h2>Kalau untuk Kayu, Apakah Bisa Menggunakan Kertas Gosok yang Sama?</h2> <p>Bisa, selama jenis abrasif dan grit-nya sesuai. Namun, pengamplasan kayu biasanya membutuhkan beberapa tahapan karena kondisi permukaan kayu mentah berbeda dengan kayu yang sudah pernah dicat atau diberi varnish.</p> <p>Misalnya, kayu yang baru dipotong sering kali masih memiliki bekas gergaji dan serat yang terasa kasar. Jika langsung menggunakan amplas halus, prosesnya akan lebih lama karena butiran abrasif tidak cukup agresif untuk meratakan bagian tersebut.</p> <p>Untuk kayu mentah, urutan grit berikut bisa dijadikan gambaran:</p> <ul> <li><strong>P60–P80:</strong> untuk meratakan permukaan kayu yang masih sangat kasar atau memiliki bekas pengerjaan yang cukup dalam.</li> <li><strong>P100–P150:</strong> untuk menghaluskan bekas pengamplasan awal dan merapikan serat kayu.</li> <li><strong>P180–P220:</strong> untuk persiapan finishing yang membutuhkan permukaan lebih halus, sesuai petunjuk bahan pelapis.</li> </ul> <p>Urutan tersebut tidak harus selalu dimulai dari grit paling kasar. Jika kayu sudah cukup rata, Anda bisa langsung menggunakan P120 atau P150.</p> <p>Saat mengamplas secara manual, usahakan gerakannya mengikuti arah serat kayu. Goresan yang melintang terhadap serat sering kali lebih terlihat setelah permukaan diberi pewarna atau pelapis transparan.</p> <h2>Perbedaan Grit Kertas Gosok untuk Dinding dan Kayu</h2> <p>Agar lebih mudah memilih saat membeli amplas, berikut gambaran penggunaan grit berdasarkan kondisi permukaan.</p> <table border="1" cellpadding="1" cellspacing="1"> <tbody> <tr> <td>Grit</td> <td>Penggunaan pada dinding</td> <td>Penggunaan pada kayu</td> </tr> <tr> <td>P60-P80</td> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">Terlalu kasar untuk sebagian besar pekerjaan plamir dan gypsum</span></td> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">Meratakan kayu mentah yang sangat kasar</span></td> </tr> <tr> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">P100–P120</span></td> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">Meratakan tonjolan plamir atau bagian tertentu yang masih kasar</span></td> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">Penghalusan awal kayu mentah</span></td> </tr> <tr> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">P150–P180</span></td> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">Menghaluskan plamir sebelum pengecatan</span></td> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">Merapikan serat dan bekas pengamplasan sebelumnya</span></td> </tr> <tr> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">P220 ke atas</span></td> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">Penghalusan ringan pada permukaan tertentu</span></td> <td><span style="font-family:-apple-system,system-ui,segoe ui,roboto,oxygen,ubuntu,cantarell,helvetica neue,arial,sans-serif">Persiapan atau pengamplasan antar lapisan finishing sesuai kebutuhan</span></td> </tr> </tbody> </table> <p>Angka grit yang lebih tinggi menunjukkan butiran abrasif yang lebih halus. Namun, bukan berarti semakin halus selalu semakin baik. Permukaan yang membutuhkan pengikisan cukup banyak justru akan lebih sulit dikerjakan jika langsung menggunakan grit tinggi.</p> <p>Penjelasan mengenai ukuran grit juga bisa Anda baca pada artikel <a href="https://cvkarunia.com/news/detail/159/perbedaan-grit-hamplas-norton-panduan-memilih-kertas-gosok-yang-tepat-untuk-proyek-anda">perbedaan grit Hamplas Norton dan penggunaannya</a>.</p> <h2>Selain Grit, Perhatikan Bahan dan Bentuk Kertas Gosok</h2> <p>Dua kertas gosok dengan angka grit yang sama belum tentu terasa sama saat digunakan. Perbedaannya bisa berasal dari jenis butiran abrasif, bahan penyangga atau backing, serta cara butiran tersebut direkatkan.</p> <p>Aluminium oxide banyak digunakan untuk pengerjaan kayu dan berbagai pekerjaan pengamplasan umum. Sementara itu, silicon carbide juga digunakan pada sejumlah aplikasi finishing, termasuk pengamplasan permukaan keras dan lapisan cat tertentu.</p> <p>Bagian belakang kertas gosok juga perlu diperhatikan. Backing berbahan kertas cukup praktis untuk pengamplasan manual, sedangkan backing kain pada produk tertentu lebih fleksibel dan tahan terhadap tarikan.</p> <p>Untuk pekerjaan pada bidang datar yang cukup luas, penggunaan sanding block dapat membantu menjaga tekanan tetap merata. Jika mengerjakan bagian sudut atau permukaan melengkung, kertas gosok yang fleksibel biasanya lebih mudah mengikuti bentuk material.</p> <p>CV Karunia menyediakan <a href="https://cvkarunia.com/product-catalog">Norton Hamplas K283 melalui katalog produk</a> untuk kebutuhan pengamplasan. Sebelum menentukan pilihan, pastikan ukuran grit dan bentuk produk sesuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan.</p> <h2>Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengamplas</h2> <p>Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membuat hasil pengamplasan kurang rapi, meskipun kertas gosok yang digunakan sudah sesuai.</p> <h3>Langsung menggunakan amplas terlalu halus</h3> <p>Ini sering terjadi pada kayu mentah. Permukaan memang terasa sedikit lebih halus, tetapi bekas potongan atau bagian yang tidak rata masih terlihat. Akibatnya, pekerjaan harus diulang dengan grit yang lebih kasar.</p> <h3>Terlalu kuat menekan amplas</h3> <p>Tekanan berlebihan tidak selalu mempercepat pekerjaan. Pada plamir atau kompon gypsum, tekanan yang terlalu kuat justru bisa membuat permukaan menjadi cekung. Pada kayu, tekanan yang tidak merata dapat meninggalkan bekas pengamplasan.</p> <h3>Tidak membersihkan debu sebelum finishing</h3> <p>Setelah diamplas, dinding maupun kayu perlu dibersihkan dari sisa debu. Jika langsung dicat, partikel yang tertinggal dapat mengganggu tampilan lapisan akhir.</p> <p>Gunakan alat pembersih yang sesuai, pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik, dan gunakan perlindungan pernapasan yang sesuai saat menghasilkan debu pengamplasan. Untuk cat lama yang dicurigai mengandung bahan berbahaya, lakukan pemeriksaan sebelum pengamplasan.</p> <h2>Jadi, Kertas Gosok Mana yang Sebaiknya Dipilih?</h2> <p>Jika pekerjaan Anda hanya merapikan plamir sebelum pengecatan, mulailah dengan grit sedang hingga halus sesuai kondisi dinding. Untuk kayu mentah yang masih kasar, gunakan grit yang lebih rendah terlebih dahulu, kemudian naikkan secara bertahap sampai permukaannya siap diberi finishing.</p> <p>Tidak perlu menggunakan amplas paling kasar atau paling halus untuk semua pekerjaan. Yang lebih penting adalah memilih grit berdasarkan kondisi permukaan, bukan hanya jenis materialnya.</p> <p>Jika sedang mencari kertas gosok untuk kebutuhan renovasi, pekerjaan interior, atau produksi furnitur, Anda dapat melihat pilihan <a href="https://cvkarunia.com/product-catalog">produk Norton Hamplas di CV Karunia</a>. Untuk memastikan ketersediaan ukuran grit dan kebutuhan pembelian, silakan <a href="https://cvkarunia.com/contact">hubungi tim CV Karunia</a> sebelum memesan.</p> <p dir="ltr" style="text-align:justify"><strong>Head Office & Show Unit</strong><br /> <span style="background-color:transparent; color:rgb(0, 0, 0); font-family:arial,sans-serif; font-size:11pt">Jl. Raya Kenjeran No. 420 Surabaya, East Java, Indonesia</span><br /> <strong>Warehouse</strong><br /> <span style="background-color:transparent; color:rgb(0, 0, 0); font-family:arial,sans-serif; font-size:11pt">Jl. Nambangan no.4-6, Surabaya, Indonesia</span></p> <p dir="ltr"><strong>Whatsapp:</strong><span style="background-color:transparent; color:rgb(0, 0, 0); font-family:arial,sans-serif; font-size:11pt"> </span><a href="https://api.whatsapp.com/send?phone=6281382777747" style="text-decoration-line: none;"><strong>081 382 7777 47</strong></a><br /> <strong>Telepon dan Fax:</strong><span style="background-color:transparent; color:rgb(0, 0, 0); font-family:arial,sans-serif; font-size:11pt"> </span><a href="tel:0313895582" style="text-decoration-line: none;"><strong>(031) 389 5582</strong></a><span style="background-color:transparent; color:rgb(0, 0, 0); font-family:arial,sans-serif; font-size:11pt">, 389 9767, 381 3890</span><br /> <strong>Email:</strong><span style="background-color:transparent; color:rgb(0, 0, 0); font-family:arial,sans-serif; font-size:11pt"> </span><a href="mailto:[email protected]" style="text-decoration-line: none;"><strong>[email protected]</strong></a><strong> </strong></p> <g0-textarea-recorder-host id="g0-textarea-recorder"></g0-textarea-recorder-host>